Ini Plus Minus Minum Kopi Tanpa Gula
Akhir pekan menjadi saat yang santai dan kita lebih banyak memanfaatkan waktu untuk merilekskan diri. Salah satu yang bisa kita lakukan adalah menikmati kopi sambil menonton televisi atau bermain game. Terlebih jika Anda suka bergadang nonton bola, kopi bisa menjadi teman setia biar mata tetap melek, meski Anda menahan kantuk. Bisa juga sambil mengobrol dan menyantap makanan ringan, kopi menjadi minuman yang mengasyikkan.
Biasanya agar lebih nikmat, kopi kita campur dengan susu atau krimer dan tidak lupa kita tambahkan gula. Hasilnya, kopi lebih lezat dan terasa manis. Namun, kopi juga bisa kita konsumsi tanpa campuran apa pun, termasuk gula, dan banyak orang bisa menikmatinya. Berikut ini beberapa plus minus jika kita mengonsumsi kopi tanpa gula.
Menurunkan Serangan Jantung dan Stroke
Penyakit jantung dan stroke ditakuti banyak orang dan kalau bisa dihindari. Minum kopi tanpa campuran apa pun, termasuk gula, diyakini bisa menurunkan angka serangan jantung koroner dan potensi stroke. Ini karena antioksidan dalam kopi menurunkan mikro-molekul partikel lemak yang berpotensi menempel menjadi plak dan menurunkan penanda radang kronis. Jadi, Anda bisa mencoba menyeruput kopi tanpa gula jika selama ini sudah ketagihan dengan kopi dicampur susu, krimer, dan gula yang menjadi andalan Anda; supaya terhindar dari serangan jantung dan stroke.
Mencegah Diabetes
Pahitnya kopi tanpa gula tidak sepahit manfaatnya. Bahkan, kabar yang manis jika Anda juga yakin bahwa minum kopi tanpa gula bisa mencegah diabetes. Itu karena mengonsums kopi tanpa gula secara teratur diyakini memperbaiki metabolisme glukosa, sekresi insulin sehingga bisa mencegah munculnya diabetes tipe 2 (dewasa). Kopi mengandung chlorogenic acid, yaitu komponen antioksidan yang mampu menurunkan kecepatan penyerapan gula sehingga mampu mencegah diabetes.
Mencegah Kanker
Ini juga khasiat kopi yang dikonsumsi tanpa gula, yaitu mencegah kanker. Sejumlah kanker dapat dikurangi potensialnya oleh konsumsi kopi, seperti kanker endometrial, prostat, kanker di daerah kepala dan leher, kanker sel basal, melanoma, dan kanker payudara. Itu karena di samping antioksidan, kopi juga mengandung antimutagenik.
Mencegah Infeksi
Kehebatan lain kopi tanpa gula adalah kemampuannya dalam mencegah infeksi. Itu karena kopi menurunkan risiko penumpukan asam urat kemungkinan melalui mekanisme antiradang sehingga memiliki daya menangkal infeksi. Jadi, jangan ragu lagi kalau ingin mencoba minum kopi pahit di akhir pekan, karena khasiatnya sangat hebat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh Anda.
Efek Negatif
Ada baiknya, namun ada juga buruknya. Begitu pun ketika kita minum kopi meski tanpa gula. Kita perlu mengenali efek-efek negatifnya agar dalam mengonsumsi kopi, kita tidak ketagihan berlebihan, dan bisa mengendalikan diri serta tahu waktu dan tempat dalam menyeruputnya.
Efek negatif tersebut antara lain kita bisa mengalami gangguan tidur jika kebanyakan minum kopi. Selain itu, penderita hipertensi berat perlu memperhatikan takaran minum kopi supaya tekanan darah atau denyut jantungnya terjaga normal. Efek negatif lainnya, kopi juga bisa meningkatkan risiko terjadinya glaukoma jika pengonsumsi kopi sudah memiliki pembawaan penyakit ini. Hal yang juga penting diperhatikan, ada kemungkinan terjadi gejala ketagihan minum kopi sehingga Anda perlu waktu untuk menurunkan takaran sebelum berhenti total minum kopi.

Comments
Post a Comment