Kento Momota Bebas Dari Hukuman Berjudi
Pebulutangkis Jepang, Kento Momota, dihukum dengan larangan bertanding bulutangkis beberapa saat sebelum Olimpiade Rio 2016 lalu. Namun Momota diperkirakan bisa kembali dan terbebas dari hukuman berjudi pada musim semi mendatang.
Kento Momota, yang baru berusia 22 tahun, merupakan pebulutangkis dengan peringkat tertinggi di Jepang ketika dirinya mendapat hukuman larangan bertanding. Momota dihukum akibat bermaain kasino secara ilegal di Jepang. Sampai saat ini memang tidak ada kasino yang legal di Jepang.
Atas perbuatannya itu, Momota dihukum oleh Asosiasi Bulutangkis Jepang (NBA). Momota diketahui mengunjungi kasino sebanyak enam kali sepanjang Oktober 2014 sampai 2015. Selama bermain kasino, Momota diketahui telah mengalami kekalahan sebanyak USD 4.600. Selain Momota, nama Kenichi Tago juga muncul ke permukaan dan dikenai hukuman larangan bermain oleh NBA.
Hukuman yang dijatuhkan kepada Momota akan habis masa berlakunya pada awal Mei 2017 mendatang. Selama masa hukuman, Momota selalu menunjukkan kelakuan baik, rajin, dan selalu mengikuti kegiatan amal.
Dikutip Dokter Bola dari Calvin Ayre, Momota mengungkapkan pertama kali tertarik bermain kasino ketika dirinya mengunjungi kasino di luar negeri dan perjudian merupakan hal yang tidak melanggar hukum. Sensasi bermain kasino sangat menyenangkan dan merasukinya.
Momota adalah pebulutangkis Jepang pertama yang berhasil meraih medali di kejuaraan dunia. Tahun 2015 pada kejuaraan dunia di Jakarta, Momota berhasil meraih medali perungu. Jika memang mantan pebulutangkis nomor dua dunia ini kembali bermain sesuai jadwal, maka dirinya bisa mengikuti kejuaraan nasional Jepang pada akhir 2017 dan masuk kembali ke dalam tim nasional Jepang dalam waktu singkat.
Terlepas dari hukuman yang diterima oleh Momota, Jepang saat ini sedang menggodok aturan untuk melegalkan operator kasino untuk beroperasi. Tokyo diperkirakan akan menjadi pusat kasino terbesar di dunia mengalahkan Vegas dan Macau jika legislatif menyetujui aturan dan izin operasi kasino di Jepang.

Comments
Post a Comment